Daftar 14 Pintu Tol yang Terancam Ditutup Akibat Demo di Akhir Oktober 2015

Dikumpulkan dari berbagai sumber, setidaknya 14 pintu tol di Jakarta dan sekitarnya yang terhubung dengan tol lingkar luar Jakarta yang terancam akan berhenti beroperasi dalam tiga hari yakni pada 28-30 Oktober.Ancaman penutupan ini merupakan buah dari rencana demo dan mogok kerja 1.000-3.000 pekerja pintu tol PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (PT JLJ) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga. Penyebab demo adalah janji kenaikan status dari karyawan kontrak menjadi karyawan tetap di PT JLJ per November 2015.

Tapi menurut para karyawan, alih-alih menaikkan status mereka, Jasa Marga malah membuat anak usaha baru bernama PT Jasa Layanan Operasi (PT JLO). Ribuan pekerja kontrak itu nanti akan dipindahkan ke perusahaan baru ini.Padahal secara gaji dan tunjangan, PT JLJ lebih tinggi dari PT JLO. Ini yang membuat para pekerja kecewa.Jasa Marga Janji Tak Ada PenutupanNamun dalam keterangan resminya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memastikan bahwa seluruh jalan tol di Jabodetabek akan tetap beroperasi normal dan tidak akan ada gangguan layanan transaksi.

"Kami memastikan bahwa seluruh petugas operasional kami yang tersebar di wilayah Jabodetabek sebanyak 4.000 orang siap melayani 2,3 juta volume lalu lintas transaksi yang melintasi jalan tol dengan aman," tulis Jasa Marga."Kami tidak segan mengambil langkah tegas untuk mengamankan fasilitas negara dan mengamankan pengguna jalan tol yang melakukan aktivitas ekonomi dan distribusi barang jasa," ujar Corporate Secretary Jasa Marga, Mohammad Sofyan.

Mengenai berita-berita yang berkaitan dengan tenaga alih daya pengumpulan tol, dengan ini kami menegaskan bahwa Jasa Marga telah membentuk PT Jasa Layanan Operasi (JLO) untuk menjadikan tenaga alih daya menjadi karyawan tetap di PT JLO. Hal ini dilakukan selain untuk memenuhi ketentuan Pemerintah tentang tenaga alih daya, juga untuk memberikan kepastian pekerjaan dan kesejahteraan.Upaya pengalihan tenaga alih daya menjadi karyawan tetap dilakukan dengan tidak menimbulkan PHK, tidak mengurangi kesejahteraan, dan tidak mengurangi hak-hak tenaga alih daya.

Hingga saat ini Jasa Marga melalui Anak Perusahaannya, PT JLO telah menjadikan 2.400 tenaga alih daya menjadi karyawan tetap. Ini adalah bukti nyata dan komitmen Jasa Marga untuk memberikan kepastian status pekerjaan dan kesejahteraan.

Berikut 14 pintu tol yang terancam ditutup pada 28-30 Oktober 2015:

  1. Pondok Ranji
  2. Pondok Pinang
  3. Fatmawati
  4. Ampera
  5. Lenteng Agung
  6. Kampung Rambutan
  7.  Pasar Rebo
  8. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
  9. Setu
  10. Jati Asih
  11. Jati Warna
  12. Bintara
  13. Cikunir
  14. Cakung Barat 

Artikel Terkait



Hoctro

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes