Ford Fiesta - Small Hatchback dengan Voice Command

Pangsa mobil hatcback belakangan kian ramai. Setelah hampir semua manufaktur Jepang mengisi kelas ini dengan produk unggulan mereka, seolah tak mau ketinggalan, Ford manufaktur asal Amerika mencoba peruntungan di kelas ini.

Hadir dengan kunci keunggulan pada desain interior dan sisi eksterior yang dinamis, Ford Fiesta sebagai small hatchback memperkenalkan 'kinetic design' (teorema desain mobil yang seolah membuat kendaraan terlihat bergerak meski dalam keadaan diam). Tidak hanya itu, desain tersebut juga di klaim bisa mengelimir suara dan getaran serta berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.

Awal bulan November 2010 lalu, PT Ford Motor Indonesia sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) Ford di indonesia, secara resmi telah memperkenalkan mobil yang di import langsung dari pabrik perakitan Fiesta di Rayong, Thailand. Di Tanah Air, Fiesta hadir dalam tiga tipe 1.4 liter Style MT dan Trend MT/AT serta 1.6 liter versi Sport dengan fitur transmisi dual clutch six-speed PowerShift.

Adapun unit test kali ini, Ford Fiesta 1.4 liter Trend A/T

DESAIN & REKAYASA

Desain ekspresif yang dinamis Ford Fiesta bisa jadi letak dari keunggulannya. Selain menonjolkan filosofi kinetic design, mobil ini juga memiliki ciri khas lain, yaitu 'trapezoids grille'. Disain grill ini bahkan telah menjadi identitas Ford sejak awal millenium silam. Desain bonnet yang menukik, garis bahu tegas, slope pilar-A dan garis atap melengkung ke belakang mampu memberikan angka koefisien hambat 0,33.

Fiesta berdiri di atas platform yang sama dengan yang digunakan Mazda2. Meski begitu, bobotnya lebih berat 55 kg. Padahal jika dibandingkan dimensi Fiesta yang memiliki sumbu roda 2.489 mm, panjang 3.950 mm, lebar 1.722 mm, dan tinggi 1.481 mm, Fiesta hanya lebih panjang 50 mm, lebih gemuk dan lebih tinggi sedikit saja dari Mazda2.

Ford mengakui bahwa bobot seberat itu didapat dari konsekuensi penggunaan material solid untuk rancang bangun body. Tujuanya, agar umur pelat lebih tahan terhadap benturan dan mengurangi kebisingan, getaran dan NVH (noise, vibration, harshness). Rangkain suspensi depan menggunakan independent McPherson strut. Sedangkan bagian belakang, semi independen dengan twist beam (batang peyangga). Ford menaikan diameter twist beam belakang (dibanding Mazda2) agar kaki-kaki menjadi kokoh dan mampu meredam getaran roda dengan permukaan jalan dengan baik

Urusan detak mekanis, Fiesta mengusung mesin Duratec 1.4-liter, dengan teknologi Twin Independent Variable Camshaft Timing (Ti-VCT). Fitur ini berguna mengatur poros dalam silinder mesin agar memberikan efisiensi bahan bakar. Selain itu mesin bertenaga 95 hp pada 5.750 rpm dengan torsi sebesar 128 Nm pada 4.200 rpm ini telah memenuhi standar emisi Euro III.

Sayangnya transmisi yang digunakan pada unit 1.4 L yang diuji belum memakai teknologi powershift 6-percepatan seperti yang ada pada varian 1.6 L. Namun transmisi triptronik otomatis 4-speed miliknya dapat dioperasikan secara semi-otomatis dalam mode Sequential Sport Shift.

Aplikasi teknologi Electric Power Assist Steering (EPAS) berfungsi secara optimal mengurangi beban pada lingkar kemudi. Fitur ini juga dapat menyesuaikan dengan kondisi permukaan jalan. Arinya, EPS akan memberat atau meringan, sesuai dengan lintasan yang dilalui. Sementara itu radius putar 5,1 meter memberi ruang cukup untuk memutar di area sempit.

Ada satu catatan kecil soal rangkaian kemudi, dimana Ford tampaknya kurang cermat memperhatikan estetika. Contohnya, bantang penghubung colum setir terlihat jelas dan kadang beradu dengan kaki kiri. Padahal, langkah ini bisa diatasi dengan mendesain ulang board penutup ruang kaki pengemudi.

Untuk faktor keselamatan, Fiesta dibangun dengan konsep Side Protection And Cabin Enhancement (SPACE). Tidak hanya itu, fitur Passenger Occupant Detection System (PODS) akan memperingati penumpang atau pengemudi untuk memakai sabuk pengaman, dan kantung udara yang tersebar di beberapa titik rawan.

Imbuhan lainya soal keselamatan yaitu Electronic Stability Control (ESC) yang dipadukan dengan Anti-lock Brake System (ABS). Tak ketinggalan, Electronic Brake Distribution (EBD) sebagai fitur standar demi meningkatkan respon pengereman.

INTERIOR

Ambient kabin dirancang secara modern dan perspektif. Efeknya, ruang terasa cukup lega dan nyaman. Pandangan ke depan juga luas berkat windscreen (kaca depan) yang landai. Sedangkan posisi mengemudi juga cukup tinggi, sehingga menambah keyakinan pengemudi. Selain itu, posisi mengemudi juga cukup strategis dalam menjangkau tombol-tombol di konsol tengah.

Generasi terbaru dari Ford ini menyajikan rangkaian tombol menu dan angka yang desainnya serupa ponsel. Perpaduan lampu berkelir orange dan merah memeriahkan konsol tengah. Dan kabarnya, hal inilah merupakan salah satu kunci larisnya Fiesta di pasar Eropa. Hampir semua bentuk tombol pada fascia tengah melengkung keluar guna mempermudah sentuhan jari.

Selain tampilan yang penuh gaya, Ford Fiesta juga menawarkan teknologi terbaik di kelasnya. Adalah fitur Voice Control System yang merupakan fitur pertama di kelas small hatchback di Indonesia. Dengan fitur ini, kita dapat mendengarkan musik atau bertelpon via bluetooth. Pergunakan bahasa Inggirs dengan dialek yang tepat agar fitur dapat bekerja maskmiall

Dengan terlebih dahulu mengsinkronkan bluetooth headset terhadap audio mobil, Anda dapat menekan tombol voice command di tuas kiri di belakang setir. Lalu, tinggal menyebutkan nama, atau no telepon, dan seketika suara lawan bicara akan terdengar di kabin mobil.

Selain tampilan interior yang penuh gaya, desain kabin Fiesta juga dapat dikatakan sebagai “ruang multifungsi”. Dengan penyimpanan ekstra di beberapa sisi, membuat ruang interior terkesan fleksibel. Bottle holder di tiap pintu, shoes storage di bawah kursi pengemudi depan dan cup holder di bagian tengah. Volume bagasi tercatat 281 liter dengan kondisi jok belakang tegak dan naik menjadi 965 liter jika kursi belakang dilipat.

Sisi ergonomis juga dikedepakan pada baigan interior, seperti kontrol audio di lingkar kemudi dan bentuk jok berdesain semi-bucket. Kursi ini mampu menahan badan agar tidak bergeser saat mobil bermanuver. Sayangnya nilai ergonomis tidak menjalar le tata letak kenop power window. Posisinya sedikit diatas sandaran tangan. Walhasil, pengemudi harus sedikit menarik lengan kebelakang guna menekannya.

PERFORMA

Ford memasang seri Duratec pada jantung mekanis Fiesta. Seri ini merupakan salah satu mesin terbaik lansiran manufaktur oval biru. Saat pengujian, komposisi tenaga dan torsi mampu melontarkan Fiesta 14,7 detik untuk 0-100 kpj. Adapun 0-402 meter, Fiesta melesat dalam 20,7 detik dengan kecepatan 108,6 kpj. Sedangkan kinerja deselerasi tercatat 2,7 detik dengan jarak 28,3 m

Angka ini memang masih dibawah Mazda2, saudara satu platform yang mencetak 0-100 kpj dalam 12,7 detik dan 80–0 kpj dalam 2,7 detik serta jarak 27,3 m. Tapi perlu diingat, bahwa Mazda2 berkapasitas 100cc lebih besar dan Fiesta juga lebih berat 55 kg.

Hasil pengujian juga menunjukan bahwa Fiesta dirancang sebagai mobil perkotaan yang lincah. Dengan susunan gear yang rapat (close ratio). Untuk kecepatan dalam kota dimana pergerakan mobil dibawah 80 kpj, Fiesta mencatat torehan waktu sekitar satu detik untuk kenaikan tiap 10 kpj (0-10 kpj 0,9 detik, 0-20 kpj 2,0 detik dst). Sedangkan untuk kecepatan diatas 80 kpj, kenaikan waktu menjadi dua detik per 10 kpj (0-90 kpj 12,6 detik, 0-100 kpj 14,7 detik).

Salah satu konsekuensi dari pemakaian gear rapat, yaitu menurunya kecepatan tertinggi. Hal ini terbukti saat Fiesta hanya sanggup berlari hingga 160 kpj dengan redline 4.500 rpm. Tidak hanya itu, waktu yang diperlukan untuk meraih kecepatan maksimum juga cukup lama, sekitar 37,8 detik.

PENGENDARAAN & PENGENDALIAN

Saat berada di jalan raya, Fiesta sanggup memberikan rasa pengendaraan yang terbilang baik. Maklum, mobil ini berbagi paltform dengan Mazda2 yang dikenal enak dikendarai. Ajak Fiesta menyusuri jalan berkelok dan karakter suspensinya tidak membuat Anda terguncang dari kursi. Cita rasa pengendaraan Eropa juga dihadirkan lewat kelebihan sistem akustik kabin yang mampu meredam kebisingan secara optimal.

Pergerakan slow in fast out saat menikung, akan membuat roda belakang sedikit menyimpang. Tapi, gejala yang sangat wajar mengingat suspensi buritan tidak menganut model independen seperti bagian depan. Sayangnya, dilintasan bergelombang pola redam suspensi agak melemah. Bantinganya masih cukup keras.

Hal lain yang menganggu kesenangan yaitu soal keamanan pintu. Maksudnya, sekalipun pintu telah dikunci secara elektris, toh dikecepatan berapa saja, keempat pintu dapat dibuka dari dalam. Andaikata child lock diaktifkan, dua pintu depan masih tetap bisa dibuka. Saat dikonfirmasi, pihak FMI menerangkan bahwa hal ini merupakan bagian dari safety. Artinya, dalam keadaan emergency atau terjadi kecelakaan, pintu masih dapat dibuka.

MEMBELI & MEMILIKI

Meski dibangun satu platform dari mobil Jepang, toh Fiesta tidak kehilangan ciri khasnya. Tampil dengan gabungan cita rasa Eropa dan sentuhan Amerika, Fiesta tampaknya dirancang untuk bisa memasuki teritori konsumen Asia. Bersenjatakan desain dan fitur unik, kehadiran hatchback perkotaan ini cocok bagi kaum muda, ataupun mereka yang berjiwa dinamis.

Ditawarkan dalam tiga model dan empat varian masing-masing dilepas, Ford Fiesta 1.4L Style MT Rp 167.000.000, Ford Fiesta 1.4L Trend MT Rp 177.000.000, Ford Fiesta 1.4L Trend AT Rp 187.000.000,- Ford Fiesta 1.6L Sport AT Rp 215.000.000, menjadikan mobil ini terbilang ekonomis dikelasnya. Selain menyediakan garansi produk selama 3 thun atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu), Ford juga memberikan layanan 24 jam ketersediaan suku cadang atau gratis bila lebih dari tenggat waktu.

Pelayanan lainnya, yaitu ERA (Emergency Roadside Assitance) untuk yang meliputi Towing Service (layanan ini dengan fasilitas car carrier ke dealer terdekat), Battery Service (layanan terhadap gangguan pada battery mobil), Fuel Service (layanan 10 liter bahan bakar darurat) dan Flat Tire Service (layanan penggantian ban yang bocor dengan ban cadangan).

PENILAIAN AUTOCAR

Profil dari Ford Fiesta yang terbaru menegaskan pembawaannya yang tenang serta gaya yang sporty. Keseluruhan dari garis atap yang melebar tertarik dari bagian depan hinga ke bagian belakang A-pillar, membentuk grafik yang tegas pada profil jendela samping DLO (Day Light Opening) yang menciptakan nuansa dinamis. Selain desain, handling dan ambianet kabin juga menjadi kunci kenikmatan berkendara.

Tidak cuma menyiapkan mutu produk, Ford juga meningkatkan purna jual bagi Fiesta. Seabrek layanan yang memudahkan konsumen sudah menjadi bundel saat pembelian. Maklumlah, nama manufaktur non-Jepang terkadang agak sulit memulihkan image soal keterbasan suku cadang dan service.


Small hatchback pertama di Tanah Air dengan fitur voice command.

Model Uji: Ford Fiesta 1.4 L Trend AT
*Harga: Rp 187.000.000 *Tenaga: 95 hp
*Torsi: 128 Nm
*0-100 kpj: 14,7 detik
*Konsumsi BBM 12,5 kpl (kombinasi)
*80-0 kpj: 28,3 meter
Kami Suka:
Fitur voice command, pilihan warna aktraktif
Kami Tidak Suka:
Letak tombol power window tidak ergonomis

Artikel Terkait



Hoctro

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes